H Khairunas, Pengelola BUMNAG Harus Miliki Jiwa Wirausaha

BuliranNews, Solok Selatan — Dalam rangka meningkatkan kapasitas pengelola Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag), Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat menggelar lokakarya di Aula Sarantau Sasurambi, Kantor bupati setempat.

Bupati mengatakan, bahwa seyogyanya pengelola BUMNag harus memiliki jiwa wirausaha, atau entrepreneur. Hal ini supaya pemerintah nagari mandiri, dan tidak selalu tergantung pada pemerintah daerah, apalagi kalau dana desa sewaktu-waktu ditiadakan.

Read More

“Seorang direktur BUMNag harus berpikir jauh kedepan, kalau dana desa ditiadakan, hal ini harus dimitigasi oleh pemerintah nagari dengan menggali sumber-sumber pendapatan untuk nagari. Salah satunya dengan pengembangan BUMNag, sehingga nagari tidak selalu tergantung pada pemerintah daerah,”ujar Bupati Solok Selatan, H Khairunas.

Karena itu, Bupati berpesan agar BUMNAG terus berinovasi, dan bersinergi dengan pemerintah daerah maupun dengan Badan Usaha MIlik Daerah (BUMD) dalam pengelolaannya.

Pemerintah Kabupaten juga bertekad untuk terus melakukan pengawasan dan evaluasi guna mengatasi permasalahan BUMNag yang ‘mati suri’.

“Pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi kepada BUMNag, hal ini agar tidak terjadi usaha usaha yang dikelola tidak mati suri,”katanya.

Dinas Sosial dan Pemberdayaan Desa (Dinsos PMD) melaporkan bahwa Solok Selatan memiliki 38 badan usaha. Dari jumlah tersebut hanya 16 yang aktif mengelola unit usaha, sementara 22 lainnya bisa dikatakan tidak aktif.

Hal tersebut merupakan salah satu alasan diadakannya workshop bertajuk Pemetaan Potensi dan Permasalahan BUMNag. Mengenai kegiatan lokakarya, Bupati mengharapkan partisipasi maksimal dari perwakilan masing-masing kecamatan.

Baca Juga  Peduli Sesama, Kadis Damkar Beserta Jajaran Bantu Para Personel Yang Terdampak Banjir

“Kita ingin setiap kegiatan ada hasilnya, tidak sekadar menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), tapi tidak ada prestasi. Jangan sekadar hadir namun harus ada hasil yang dibawa ke nagari masing-masing,”jelasnya. (AF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *