Dewan Minta Pemprov Bengkulu Gercap  Atasi Kenaikan Minyak Goreng

BuliranNews.Bengkulu –  Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Sujono Sp, Kamis (8/11) meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi untuk bergerak cepat (Gercap) merespon kenaikan harga minyak goreng yang telah terjadi dalam satu bulan terakhir.

“Pemprov harus segera dinilai perlu mengambil langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga minyak goreng yang akhir-akhir ini mengalami kenaikan cukup stignifikan,” ungkap Anggota Komisi lI DPRD Provinsi Bengkulu H. Sujono, ketika menyikapi keluhan masyarakat Bengkulu, khususnya kaum ibu-ibu soal kenaikan harga minyak goreng di pasaran.

Read More

Ia menambahkan langkah strategis itu diperlukan agar harga minyak goreng tidak melambung tinggi, bisa melalui operasi pasar (OP), khusus minyak goreng ditengah-tengah masyarakat.

ilustrasi Google

Hanya saja diingatkan juga, dalam OP jangan sampai juga justru diserbu para pedagang, bukan masyarakat yang membutuhkan

“Disarankan dalam melakukan OP, masyarakat harus dibatasi pembeliannya, seperti maksimal pembelian 2 Kg,” imbuh politisi PKS ini.

Selain itu dikatakan Anggota DPRD Provinsi yang memasuki periode kedua ini, dinas teknis perlu menjalin kerjasama dengan aparat penegak hukum, untuk mencari penyebab kenaikan tersebut.

Lalu, tidak ada oknum-oknum yang mencari keuntungan sesaat dengan menimbun minyak goreng. Mengingat tidak saja masyarakat, tetapi juga pelaku usaha makanan skala UMKM, saat ini secara tidak langsung terdampak akibat naiknya harga minyak goreng.

“Kenaikan minyak goreng ini, selain berdampak ke ekonomi, juga bisa berdampak negatif ke kesehatan. Pasalnya bisa saja warga memakai minyak goreng berulang-ulang lantaran untuk membeli yang baru harganya sudah melonjak naik,” terangnya.

Baca Juga  Tim Labfor Polda Sumsel Selidiki Penyebab Kebakaran Di Kantor DPRD Kota Bengkulu

Diketahui, harga minyak goreng saat ini di beberapa wilayah di Bengkulu, untuk minyak goreng curah Rp. 18.000 per liter dari harga sebelumnya Rp 10.800 per liter. Sementara minyak goreng kemasan Rp 20. 000 per liter. Sedangkan sebelumnya Rp. 12.500 per liter.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *