Penderita Penyakit TBC Di-Indonesia Urutan Kedua Tertinggi Di Dunia

Bulirannews. Kota Bengkulu – Negara Indonesia merupakan negara dengan urutan kedua tertinggi jumlah penderita penyakit (Tuberkulosis) yang juga dikenal dengan TB adalah penyakit paru-paru akibat kuman Mycobacterium tuberculosis yang mematikan bila tidak cepat ditangani secara medis.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Khairul Arifin saat acara Advokasi dan Koordinasi Pengendalian Tuberkulosis pada Tempat Kerja di Kota Bengkulu, Rabu (27/10).

Read More

“Penyakit Tuberkulosis atau TBC di Indonesia urutan kedua tertinggi di dunia dan menjadi  persoalan serius yang harus segera ditangani. Parahnya lagi, ternyata penderita TBC di Bengkulu sebanyak 2.000 kasus lebih dan baru tertangani sekitar 230 kasus atau 10 persennya,” katanya.

Ia menambahkan sebagaimana diketahui TBC (Tuberkulosis) yang juga dikenal dengan TB adalah penyakit paru-paru akibat kuman Mycobacterium tuberculosis yang mematikan bila tidak cepat ditangani secara medis.

Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi mendapat laporan tersebut merasa kaget mendengarnya, ternyata di tingkat dunia kita masih pada level tertinggi dan di Bengkulu kita baru sedikit sekali menjangkau atau menangani kasus TBC.

Padahal jumlah penderita ada 2.000 lebih maka dari itu Wawali berharap data itu tidak akurat. “Saya minta Kadis Kesehatan tolong dibuat semacam strategi untuk melakukan pelacakan terhadap penderita TBC ini,” ujar Dedy.

Ia menambahkan dengan adaya upaya peningkatkan kegiatan sosialisasi dan promosi. Misalnya dibuat selebaran himbauan yang disebar ke masyarakat dengan tulisan Kalau Batuk Lebih dari 2 Minggu jangan Sepelekan, Segara Periksa.

Dedy melanjutkan, tahun depan ia minta agar dinkes menganggarkan anggaran untuk penanganan masalah TBC sekaligus anggaran untuk promosi melalui selebaran dan spanduk/baliho.(Rie)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *