DPD IKM Matangkan Persiapan KIM Bakumpua Basamo Urang Minang

Artis Pepy Grace siap gedung Balai Buntar Kota Bengkulu dalam acara KIM "bakumpua Basamo Urang Minang tanggal 20/12/2022 mendatang

BuliranNews. Kota Bengkulu – Dewan Pimpinan Daeran Ikatan Keluarga Minang (DPD IKM) Kota Bengkulu matangkan persiapan pergelaran Kesenian Irama Minang (KIM) dengan mendatangkan  artis muda asal Sumatera Barat yang lagi naik daun Pepy Grace dengan tema Bakumpua Basamo Urang Minang yang akan diadakan pada Selasa (20/12/2022) mendatang.

Read More

Ketua Panitia Bakumpua Basamo Urang Minang, Ade Famos, ketika di konfirmasi, Jumat (10/12/2022) mengatakan kegiatan ini murni silaturahmi seluruh masyarakat minang yang merantau di Bengkulu khususnya Kota Bengkulu.

“Kegiatan ini merupakan acara silaturahmi masyarakat minang yang ada diperantauan sehingga dapat saling mengenal dan lebih mempererat  tali silaturahmi,” ujarnya.

Ia menambahkan untuk lebih memeriahkan acara tersebut maka panitia mendatangkan Pepy Grace artis dari Sumatera Barat dengan dendang KIM.

Disaat acara berlangsung nanti panitia akan melakukan hening cipta sejenak dan menjalankan kotak amal kepada seluruh tamu undangan untuk membantu saudara kita yang tertimpa musibah bencana alam gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat.

Bencana gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan magnitudo 5.6 SR dengan kedalaman 11 KM menjadi perhatian semua pihak. Berdasarkan data satuan tugas gabungan penanganan bencana.

Diidentifikasi terdapat 325 titik pengungsian yang tersebar di 15 kecamatan dengan jumlah pengungsi mencapai 73.874 orang yang terdiri atas laki-laki 33.713 orang dan perempuan 40.161 orang. Sementara untuk rumah penduduk terdapat 27.434 rusak berat, 13.070 Rusak sedang, dan 22.124 rusak ringan dengan total rumah yang rusak mencapai 62.628 rumah.

Baca Juga  Pindah Tugas, Kapolres Mukomuko Pamit Dengan Insan Pers Mukomuko

Selesai acara menjalankan kotak amal dilanjutkan dengan KIM.

Ketika ditanya, Ade menjelaskan sumber dana acara tersebut berasal dari sumbangan  masyarakat minang yang ada di Kota Bengkulu.

Sementara itu ketua DPD IKM Kota Bengkulu Fahmi Pranata R. Sutan Rajo Ameh menegaskan jika acara Bakumpua Basamo Urang Minang ini murni acara silaturhami tanpa embel-embel lainnya.

“Jangan dijadikan tahun politik ini semua kegiatan dikaitkan dengan politik, ini murni ajang silaturhami masyarakat minang yang ada diperantauan,” katanya.

Ia menambahkan selama ini masyarakat sudah haus akan hiburan apalagi sudah hampir tiga tahun ini kita tidak bisa berkumpul dan mengadakan kegiatan karena pemerintah menerapkan protokol kesehatan akibat wabah covid 19 yang melanda dunia.

Pada kesempatan itu, Fahmi menjelaskan kenapa memilih acara KIM selama ini kesenian KIM sudah familiar ditelinga masyarakat terutama masyarakat minang, namun apa itu KIM masih banyak yang belum mengetahuinya.

“KIM merupakan kesenian Minang Berhadiah dimana nantinya pemandu akan menggunakan pantun sambil bernyanyi dan di akhirnya akan menyebutkan angka mana yang keluar.

Dalam KIM si tukang dendang ini akan mengocok tabung yang di dalamnya sudah berisi koin-koin angka sambil mendendangkan pantun dan lagu.

Biasanya KIM ini dijumpai diacara baralek (kondangan) ataupun untuk acara hiburan lainnya, untuk teknisnya nanti setiap peserta akan diberikan kupon yang berisi angka-angka dengan setiap lembaran nya memiliki warna yang berbeda-beda seperti yang ditampilkan foto diatas.

Angka tersebut terdiri dari angka 1-90 secara acak dimana setiap peserta akan mendapati nomor yang berbeda dengan peserta lain, dan peserta harus dengan seksama mendengarkan lagu yang dinyanyikan pendendang karena nantinya pendendang akan menyebutkan angka yang diambil dari sebuah tabung, nah disini kita harus benar-benar jeli mendengarkannya.

Baca Juga  Ratusan Warga Ketahun Blokir PT. Pamor Ganda

Dan jikalau di kupon terdapat nomor yang disebutkan oleh pendendang, maka nomor yang dikupon harus dilingkari atau boleh saja disilang.

Kemudian, jika semua angka di kupon sudah dilingkari semua, maka si peserta harus bersorak ke si pendendang lagu ataupun ke panitia untuk berhenti bernyanyi sementara, karena nanti si pendengang lagu akan mengecek apakah angka kupon peserta tadi sudah terisi semua apa belum, jika dinyatakan sah, maka kita langsung dapat hadiah.

Hal yang paling bikin ketar-ketir adalah ketika coki dan ternyata si pendendang sudah menyuruh untuk ke hal berikutnya, sehingga membuat peserta yang memegang kupon jadi penasaran.

“Acara KIM Bakumpua Basamo Urang Minang nanti akan bertaburan hadiah, namun untuk hadiah utama masih dirahaziakan,” ujarnya tersenyum. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *