Setelah Dipecat, Suswandi Kembali Pimpin Desa Pondok Baru

Suswandi Kades Pondok Baru Kecamatan Selagan Raya, Kabupaten Mukomuko yang terpilih pada Pemilihan Antar Waktu (PAW) yang digelar Senin (5/12)

BuliranNews. Mukomuko – Kejadian unik terjadi di Kabupaten Mukomuko Bupati  Mukomuko, H. Sapuan, SE., MM., Ak., CA., CPA melakukan pemecatan terhadap Kades terpilih periode 2018 – 2024 berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 100-234 Tahun 2021 tentang pemberhentian Kepala Desa Pondok Baru, Kecamatan Selagan Raya, Kabupaten Mukomuko.

Pemberhentian itu berlandaskan laporan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) desa setempat. Kemudian laporan dan usulan BPD tersebut diproses hingga keluarlah keputusan bupati.

Read More

Poin pertimbangan yang tercantum dalam Keputusan Bupati Mukomuko tersebut, yang menjadi dasar pemberhentian Kepala Desa Pondok Baru yaitu, berdasarkan surat Ketua Badan Permusyawaratan Desa Pondok Baru Kecamatan Selagan Raya, Kabupaten Mukomuko Nomor: 008/004/BPD-PB/SR/V/2021 tanggal 25 Mei 2021 tentang pengaduan indikasi penyelewengan Dana Desa 2020.

Tidak terima dengan keputusan Bupati tersebut, Suswandi sempat menempuh jalur hukum dengan melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bengkulu. Keputusan Hakim PTUN Bengkulu sempat memenangkan Suswandi. Pada akhirnya, perjuangannya kandas di Meja Hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan setelah pihak Pemkab Mukomuko melakukan banding.

Sejak Suswandi diberhentikan, pucuk pimpinan Pemdes Pondok Baru Selagan Raya dipegang Pj. Kades. Untuk mendapat Kades definitif, maka dilakukan Pemilihan Antar Waktu (PAW) Kades Pondok Baru, Senin (5/12/2022).

Suswandi kembali maju sebagai Calon Kades Pondok Baru pada perhelatan PAW tersebut. Adapun lawannya yaitu Tiarmon. Lantaran ini PAW, maka tidak seluruh warga Desa Pondok Baru yang telah memiliki hak suara ikut memilih.

Baca Juga  Pemkot Akan Luncurkan Aplikasi E-Parkir

Panitia hanya menetapkan 71 mata pilih yang terdiri dari lembaga desa. Diantaranya, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, Linmas, LPM, perangkat desa, PKK, lembaga seni budaya, lembaga syara’, dan guru, BKMT, kelompok tani, termasuk keluarga tidak mampu.

Ketua Panitia PAW Kades Pondok Baru, Wanjoyo ketika dikonfirmasi membenarkan jika Desa Pondok Baru sudah melaksanakan PAW Kades..

“Hasilnya, Calon Kades Nomor Urut 1 atas nama Suswandi mendapat 37 suara, dan Calon nomor 2 atas nama Tiarmon mendapat 33 suara. Dengan catatan 70 syarat suara sah,” imbuhnya.

Ditanya mengenai syarat Calon Kades, Wanjoyo mengatakan, tidak ada larangan bagi Suswandi untuk mencalonkan diri sebagai Calon Kades, meski sebelumnya ia diberhentikan dari jabatan Kades di desa yang sama.

“Tidak ada larangan,” singkat Wanjoyo menjawab pertanyaan.

Dilanjutkannya, panitia telah menyerahkan hasil PAW Kades Pondok Baru ini kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan BPD juga telah meneruskannya ke Pemerintah Kecamatan Selagan Raya.

Informasi yang Wanjoyo terima, Kades yang menang PAW ini akan melanjutkan periode masa jabatan sebelumnya. Yakni sampai Oktober 2024.

“Kalau pelantikan, informasinya bulan Desember 2022 ini. Tapi itu sudah wewenang Pemkab Mukomuko. Yang jelas, Pilkades melalui mekanisme PAW di desa kami berjalan aman dan lancar,” demikian Wanjoyo.

Sementara, Suswandi yang juga dihubungi via telepon menuturkan, ia siap menjalankan amanah yang diberikan masyarakat kepadanya untuk memimpin desa.

“Alhamdulillah. Sepertinya masyarakat Pondok Baru masih mempercayakan untuk menitip amanah itu sama kita,” kata Suswandi.

Ditanya alasannya kembali maju sebagai Calon Kades Pondok Baru dalam proses PAW, Suswandi menjawab, alasannya tidak lain berangkat dari rasa sayang dan cintanya kepada desa dan masyarakat Pondok Baru. (Kharan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *