Operasi Pasar Keliling Cara Pemkot Untuk Menjaga Stabilitas Harga Bahan Pangan

Masyarakat Kelurahan Teluk Sepang terlihat antusias mendatangi Operasi pasar keliling (Heri)

BuliranNews. Kota Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu mengadakan operasi pasar keliling diseluruh kecamatan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2023 sehingga dapat menjaga kestabilan harga bahan pangan terutama kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Kepala Disperindag Kota Bengkulu, Drs Bujang HR MM yang ditemui diruangan kerjanya, Kamis (24/11/2022) menjelaskan Operasi pasar keliling ini untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga menjelang akhir tahun dan kegiatan ini merupakan kegiatan rutin dari pusat terhadap seluruh masyarakat Indonesia.

Read More

“Untuk merespon kenaikan harga sejumlah komoditas pangan terutama minyak, cabe, telur dan beras menjelang akhir tahun maka kita mengadakan operasi pasar keliling,” katanya.

Ia menjelaskan operasi pasar kali ini berbeda dengan operasi pasar pada tahun-tahun sebelumnya dimana kalau tahun-tahun sebelumnya kita menggelar OP di halaman kantor camat namun kali ini dilakukan berkeliling.

Ha tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya kerumunan masa apalagi bangsa kita belum terbebas dari wabah Covid 19.

Sementara itu Kabid pengembangan perdagangan, Erika Ariesanti. S.STP, M.Si, yang ditemui dilokasi operasi pasar keliling mengatakan pada hari ketiga ini, Disperindag menggelar OP di Kecamatan Kampung Melayu dan Kecamatan Selebar.

Ia menambahkan penyediaan sembako murah subsidi dan non subsidi dengan harga terjangkau yang diperuntukkan bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi melalui program operasi pasar keliling.

Pasar murah keliling ini dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB dengang berkeliling dari satu kelurahan ke kelurahan lainnya sehingga tidak terjadi penumpukan warga sedangkan untuk harga produk pangan yang ditawarkan berada pada harga di bawah pasaran.

Baca Juga  DPRD BU Gelar Paripurna KUA dan PPAS

Pada kesempatan itu Erika menjelaskan bahan pangan yang disediakan berupa minyak goreng, telur, beras, cabe dan bawang merah.

Untuk minyak goreng Disperindag menyiapkan 4 dus disetiap kecamatan atau 96 pacs kemasan 2 Kg, telur sebanyak 70 karpet atau 70 Kg, beras 70 karung dengan berat 10 Kg, cabe merah 30 Kg dan bawang merah 22 Kg.(Adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *