Komisi III Sayangkan Hearing Dengan PT PMN Kembali Tertunda

Komisi III sayangkan hearing dengan PT PMN kembali tertunda

BuliranNews. Argamakmur – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bengkulu sangat menyayangkan agenda hearing antara Komisi III dengan pihak PT Putra Maga Nanditama (PMN) kembali tertunda karena pimpinan perusahaan tersebut berada dalam keadaan sakit dan saat ini sedang melakukan isolasi mandiri.

“Kita sangat meyayangkan hearing antara Komisi III dengan PT PMN seyogyanya akan digelar hari ini kembali tertunda sehingga apa yang sudah diagendakan tidak sesuai dengan rencana dan target,” kata Pitra Martin, Senin (8/8/2022).

Read More

Ia menambahkan alasan penundaan tersebut karena Direktur Utama PT PMN yang diminta langsung hadir tidak bisa memenuhi undangan Dewan an melalui surat sang Dirut disebut sedang menjalani isolasi mandiri. Tak disebut isolasi mandiri karena sakit atau karena alasan detail lainnya.

Terkait gagalnya hearing atau RDP ini, Ketua Komisi III Pitra Martin mengaku menyesalkan namun dirinya bisa memahami jika alasan ketidakhadiran Dirut PMN itu karena sakit.

“Dengan ini kami komisi III sangat menyayangkan. Kalau beliau betul-betul sakit kita do’akan lekas sehat dan bisa hadir bersama kita disini untuk menjawab seluruh misteri dan teka-teki yang menjadi pertanyaan kita,” ucapnya.

Untuk itu Komisi III meminta Sekretariat DPRD untuk mempertanyakan dokumen pelengkap yang bisa meyakinkan seperti apa sesungguhnya kondisi Dirut PMN.

“Kita belum tahu beliau dalam kondisi apa, tetapi tetap kita selalu berdo’a beliau selalu sehat mudah-mudahan bisa hadir bersama kita dan dapat memberikan penjelasan, keterangan seterang-terangnya bagi kita yang perlu kita ungkapkan,” tuturnya.

Baca Juga  Bupati BS Serahkan SK P3K Kepada 129 Guru Honorer

Menyikapi perihal tersebut Komisi III akan kembali sampaikan nota dinas kepada pimpinan agar mengundang kembali  Direktur Utama PT. PMN untuk bisa hadir di rumah rakyat melakukan RDP.

Sementara itu, Anggota Komisi III Febri Yudirman, S.IP dengan tegas menyampaikan hal seperti ini jangan sampai menjadi kebiasaan nantinya.

“Bila memang beliau sakit, kita tidak bisa menolak sakit, tetapi harus dijelaskan dengan alasan-alasan yang tepat dan lampirkan keterangan sakitnya. Saya tidak berharap beliau sakit kalau memang sakit lampirkan suratnya, bukti sakitnya sampaikan, jangan sampai ini menjadi kebiasaan setiap perusahaan yang diundang beralasan sakit selalu,” cetus Febri.

Febri berharap penundaan rapat tidak mesti selama 14 hari. “Paling lambat tujuh hari ke depan kita undang kembali agar hal ini terang dan tidak ada asumsi-asumsi liar di luar, jangan ikuti surat mereka,” tegas Febri.

RPD yang dipimpin Ketua Komisi III Pitra Martin di ruang Komisi III DPRD Kabupaten Bengkulu Utara itu sendiri dihadiri Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPST) Kabupaten Bengkulu Utara Ir. Budi Sampurno bersama jajarannya.

PT PMN mengirimkan surat nomor 030/PMN/VIII/2022 perihal Tanggapan Surat DPRD B/U No. 005/63/DPRD/2022 tertanggal 07 Agustus 2022 yang ditujukan kepada Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Utara.

Pihak PT. PMN menyampaikan permohonan maaf karena belum bisa memenuhi undangan dari Ketua DPRD Bengkulu Utara dengan alasan Direktur Utama PT.PMN sedang menjalani isolasi mandiri selama 14 hari ke depan dan meminta jadwal ulang undangan tersebut.

Diketahui PT PMN beralamat di Jalan Taman Kemang No. 32A Kelurahan Bangka Kecamatan Mampang Jakarta Selatan. Surat itu ditanda tangani oleh Yudianto selaku GN HRGA. (Adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *