Komisi III DPRD Bengkulu Utara Tunda RDP Dengan PT PMN

Komisi III DPRD Kabupaten Bengkulu Utara menunda Rapat Dengan Pendapat (RDP) dengan PT Putra Maga Nanditama (PMN) karena pimpinan utama tidak datang untuk membahas soal aset Pemkab Bengkulu Utara di lahan tambang tersebut, Rabu, (03/08/2022).

BuliranNews.Argamakmur – Komisi III DPRD Kabupaten Bengkulu Utara menunda Rapat Dengan Pendapat (RDP) dengan PT Putra Maga Nanditama (PMN) karena  pimpinan utama tidak datang untuk membahas soal aset Pemkab Bengkulu Utara di lahan tambang tersebut, Rabu, (03/08/2022).

Ketua Komisi III DPRD Bengkulu Utara, Pitra Martin menjelaskan pembahasan ini tidak bisa dilanjutkan karena unsur pimpinan PT PMN tidak hadir padahal untuk pembahasan tersebut sangat diharapkan kehadiran pimpinan perusahaan tersebut.

Read More

Ia menambahkan banyak persoalan yang akan dibahas dalam rapat, jika unsur pimpinan PT PMN tidak hadir maka rapat ini tidak dapat dilanjutkan.

“Saya minta maaf kepada perwakilan PT PNM rapat ini kita tunda dan tidak bisa dilanjutkan dan dalam waktu dekat kami akan melayangkan surat selanjutnya, ” jelas dia.

Kendati dalam rapat tersebut sudah dihadiri perwakilan pihak perusahaan yakni pimpinan Kepala Teknis Tambang (KTT) dan SPV.

Pimpinan KTT PT PMN Reza menyarankan Ketua Komisi III untuk melayangkan surat ditujukan langsung atas nama pimpinan utama perusahaan.

“Jadi silahkan nanti di kirimkan surat yang ditujukan langsung kepada pimpinan utama,” kata Reza.

Terpisah, disinggung apa alasan penolakan yang dilakukan pihak PT  PMN atas sidak yang dilakukan oleh Komisi III kemarin.

Reza menjelaskan, mesti diluruskan jika ada tamu yang ingin memasuki wilayah tambang wajib dilakukan safety induction

“Dalam Undang-undang Keselamatan kerja dan Undang undang Ketenagakerjaan mengatur ini semua,” imbuhnya.

Karena jarak antara kantor dan tambang PT PMN berbeda makanya kemarin diarahkan ke kantor terlebih dahulu untuk dilakukan safety induction.

Baca Juga  Bengkulu Outer Ring Road Nakau – Air Sebakul Rampung Dikerjakan

“Ini tujuannya adalah kita akan memberitahukan terlebih dahulu bilamana ada Potensi-potensi yang berbahaya, jadi itu ya bukannya ditolak,” pungkasnya. (Adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *