Sembilan Fraksi Setujui Lanjutkan Pembahasan Raperda tentang P-APBD 2022

Sembilan fraksi di DPRD Kota Bengkulu menyetujui Raperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kota Bengkulu tahun anggaran 2022 dilanjutkan

BuliranNews.Kota Bengkulu – Sembilan fraksi di DPRD Kota Bengkulu menyetujui Raperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kota Bengkulu tahun anggaran 2022 dilanjutkan pembahasan ke tingkat lebih lanjut.

Persetujuan fraksi ini berdasarkan hasil paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Bengkulu terhadap Pengantar Nota Penjelasan Walikota Bengkulu atas Raperda tentang P-APBD Kota Bengkulu tahun anggaran 2022 yang digelar Rabu (21/9/2022).

Read More

Rapat paripurna Persetujuan ini dipimpin langsung oleh Waka II DPRD Kota Bengkulu, Alamsyah dan dihadiri wakil walikota Dedy Wahyudi yang mewakili walikota Helmi Hasan.

Dalam paripurna itu, masing-masing jubir fraksi selain menyatakan persetujuannya atas P-APBD juga menyampaikan masukan-masukan dan sarannya kepada pemkot selaku pihak eksekutif di Kota Bengkulu.

Juru bicara Fraksi PAN, Dediyanto menyampaikan apresiasinya kepada Pemkot Bengkulu atas peningkatan pendapatan daerah sebesar Rp 21 miliar.

PAN juga mendukung program walikota dan wawali dalam zona perlindungan sosial, seperti program BPJS gratis, program HD bersalin, program khitan gratis, program sedekah darah, program nikah gratis dan program merdeka ijazah.

“Pemerintah harus menjamin agar tidak ada lagi ijazah ditahan pihak sekolah karena tunggakan SPP. Ini terkait tentang ruang-ruang kemanusiaan,” ujar Dediyanto.

Kemudian, fraksi PAN juga meminta OPD di Pemkot Bengkulu mengimplementasikan program dan dilaksanakan dengan amanah, efektif dan transparan. Selanjutnya fraksi PAN juga minta DLH menyatakan darurat sampah.

“Kami juga minta pemkot terus meningkatkan pendapatan daerah, minta dinkes untuk melakukan fogging secara continue. Kemudian minta PUPR melakukan pengecekan drainase dan pengerukan alur siring-siring untuk mengatasi banjir dan memperkuat anggaran di BPBD serta dinsos untuk penanggulangan banjir,” sampai Dediyanto.

Baca Juga  Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Dan Peduli Lingkungan

Sedangkan dari fraksi Gerindra minta pemkot juga fokus memperjuangkan masalah kenaikan BBM.

“Atas dasar aspirasi masyarakat, kami fraksi Gerindra minta pemkot komunikasi ke pusat terhadap dua masalah serius, yakni soal keprihatinan menyangkut kenaikan BBM yang mengakibatkan inflasi dan banjir yang setiap tahun terjadi. Ini jadi atensi khusus kepada pemerintah selaku eksekutif,” kata jubir fraksi Gerindra.

Fraksi-fraksi lainnya pada umumnya juga memberikan masukan-masukan kepada pemkot. Namun pada intinya seluruh fraksi menyetujui P-APBD dilanjutkan pembahasannya.

Wawali Dedy Wahyudi saat diwawancarai usai paripurna mengatakan pemkot tentu menampung semua masukan dari legislatif dan akan ditindaklanjuti dengan mempertimbangkan juga struktur anggaran.

“Pada prinsipnya seluruh fraksi menyetujui untuk melanjutkan ke pembahasan dan nanti kami juga akan menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi tadi. Dan masukan-masukan dari masing-masing fraksi tadi juga sangat penting dan berharga. DPRD telah menjalankan fungsi kontrolnya terhadap jalannya pemerintahan. Program-program yang mungkin belum maksimal Insya Allah akan lebih kita maksimalkan. Semua masukan tadi kita akan akomodir, tentunya kita perlu juga memperhatikan kemampuan struktur anggaran kita,” demikian Dedy.(Adv)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *