Hujan Tidak Kurangi Minat Masyarakat Datangi Bazar Idul Adha 2022 di Kota Bengkulu

Ratusan emak-emak ngantri untuk mendapatkan sembako murah di bazar idul adha 2022 di halaman kantor camat Ratu Agung

BuliranNews.com.Bengkulu – Hujan Deras yang melanda Kota Bengkulu sejak malam hari tidak mempengaruhi minat masyarakat terutama emak-emak untuk mendatangi kantor Camat Ratu Agung, Sungai Serut dan Kampung Melayu untuk berbelanja di Pasar Murah (Bazar) Idul Adha 2022 yang diadakan oleh Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu.

Eli warga Kelurahan Tanah Patah yang ditemui di halaman kantor camat Ratu Agung, Rabu (29/6/2022) mengakui kedatangannya ke Bazar tersebut karena harga yang ditawarkan di bazar jauh lebih murah dari pada harga di pasar malah mencapai 50 persen.

Read More

“Untuk harga cabe di bazar ditawarkan Rp35 ribu sedangkan dipasar Rp80 ribu, untuk harga bawang Rp20 ribu sedangkan dipasar Rp60 ribu dan harga minyak kemasan Rp 10 ribu sedangkan dipasaran mencapai Rp20 ribu,” katanya.

Ia menambahkan dengan adanya bazar ini sangat membantu masyarakat terutama yang berpenghasilan rendah seperti kami ini.

Ketika ditanya dirinya mengatakan suaminya hanyalah seorang buruh harian dan dirinya buruh cuci.

“Saat ini harga sembako melambung tinggi tidak hanya jenis minyak, cabe, telur dan bawang tapi hampir seluruhnya melambung tinggi termasuk sayur mayur seperti kol, wortel, tomat dan lainnya,” katanya.

Eli berharap pemerintah mengadakan bazar ini berkelanjutan jangan sekali ini saja kalau bisa sampai harga kembali normal.

Sementara itu Staff ahli bidang pembangunan pemerintah Kota Bengkulu, Syafriandi pada pembukaan hari pertama bazar, Selasa (28/6/20220 mengatakan masyarakat tidak usah kecewa karena bazar ini diadakan selama tiga hari dan digelar disetiap kecamatan secara bergiliran.

Baca Juga  Bupati BS Terima Penghargaan Apresiasi Program Pemberantasan Korupsi

Untuk pembelian sembako itu sendiri sengaja dibatasi untuk mengantisipasi agar tidak diperjualbelikan

“Bazar ini diperuntukan untuk meringankan beban masyarakat, bukan untuk diperjual belikan lagi,” tegas Syafriandi.

Adapun syarat dalam membeli bahan pokok murah, yakni harus memiliki kupon yang dibagikan lewat masing-masing kecamatan. Bagi masyarakat yang tidak memiliki kupon, dapat langsung hadir pada bazar tersebut dan menemui petugas kecamatan.

Sementara itu Kabid Usaha Perdagangan, Amron Rosyidi, menjelaskan kegiatan bazar ini terselenggara atas kerjasama Disperindag dengan sejumlah distributor kebutuhan pokok, termasuk dengan pelaku UMKM yang ada di Kota Bengkulu.

“Bahan pokok yang dijual di operasi pasar kali ini seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, tepung, cabai, bawang, dan kebutuhan lainnya,” paparnya.

Dia berharap, operasi pasar kali ini dapat mengurangi beban emak-emak di Kota Bengkulu yang harus selalu memenuhi kebutuhan pokok keluarganya.

“Melalui pasar murah ini menjadi alasan tersendiri bagi Pemerintah Kota Bengkulu untuk turut serta menyeimbangkan kebutuhan dengan keadaan,” sampainya. (Adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *