Ahmad Hijazi : Saya Tidak Terima Royalty Perkebunan Teh Bukit Daun Rejang Lebong Tahun 2004

BuliranNews.Bengkulu – Mantan Bupati Rejang Lebong dua periode 2000-2005 dan 2016-2021 membantah jika dirinya menerima royalti dari perkebunan teh Bukit Daun Rejang Lebong pada tahun 2004 lalu seperti pemberitaan yang mengatakan jika dirinya menerima royalti dari perkebunan teh Bukit Daun ketika masih pada periode pertama dulu.

“Berita yang beredar itu adalah hoax dan tidak ada dasarnya sama sekali dan jika saya menerima royalti tolong buktikan tanpa bukti,” katanya ketika memberikan klarifikasi terkait beberapa pemberitaan yang mengatakan keterlibatan masalah royalti tersebut, Kamis (12/5/2022).

Read More

Ia jika menambahkan penyebar hoax ini tidak bisa dibuktikan secara hukum karena melangar UU ITE.

Hijazi sangat menyayangkan karena isu tersebut beredar di bebepa kelompok sosial sehingga sangat merugikan dirinya secara pribadi, dan pendukung dapat menimbulkan konflik di kemudian hari.

Pada kesempatan itu dirinya menjelaskan pada tahun 2004 lalu memang ada MoU antara Pemkab Rejang Lebong dengan perkebunan teh Bukit Daun namun pihak Pemkab hanya menyediakan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (Fasum) di perkebunan tersebut, namun setelah akhir masa jabatannya sebagai Bupati Rejang Lebong pada tahun 2005 lalu dirinya tidak mengetahui lagi kelanjutan kerjasama tersebut.

Untuk itu H. Ahmad Hijazi berharap jika tidak mengetahui apa kebenarannya jangan asal tuduh saja dan hilangkan sifat berprasangka buruk dan jangan asal bicara tanpa ada fakta.

Hijazi juga meminta jika ingin mengetahui tertarik pada kerja sama dengan kebun teh Bukit Daun tersebut, tolong kirimkan langsung sama bupati yang atau pemerintah daerah Rejang Lebong. (Adv)

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Kebut Penataan Kawasan DDTS

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *