Beredar Pergub No 31 Tahun 2021 Dua Versi

BuliranNews.Bengkulu – Keanehan terjadi dimana peraturan Gubernur Bengkulu (Pergub) Nomor 31 Tahun 2021 Tentang Penyebarluasan Informasi Penyelenggaraan Pemerintahan Provinsi Bengkulu ada dua versi. Kedua versi tidak ada perbedaan yang signifikan, hanya tanda tangan yang menandatangani ke-dua surat.

Pada versi pertama ditanda tangani oleh PLT. Biro Hukum dan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Supran, S.H, M.H. dan dicap basah pada Tanggal 1-10-2021 sumber https://infonegeri.id/2022/03/04/pergub-bengkulu-nomor-31-tentang-penyebarluasan-informasi/.

Read More

Versi ke-dua ditanda tangani oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah dan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri tanggal 1-10-2021 tapi tidak ada cap basah. Tanda tangan terlihat seperti hasil scan.

Koordinator Forum Media Massa Bengkulu (FMMB), Anjang Sumitro, Rabu (09/03/22) menjelaskan tidak tahu Pergub versi mana yang sah namun yang jelasn Pergup nomor 31 Tahun 2021 yang beredar sangat bertentangan dengan undang-undang No 40 Tahun 1999 tentang pers. Artinya ada unsur kesengajaan pengekangan terhadap kebebasan pers yang merupakan pilar ke empat demokrasi.

Ia menambahkan dengan adanya dua versi tersebut sangat beresiko dan bisa menimbulkan polemik baru dikemudian hari.

Pergub tersebut ditanda tangani pada Tanggal 1-10-2021 dan diundangkan pada tanggal yang sama. Sementara, pada bulan November dan Desember masih banyak Perusahaan Media dan PPTK Publikasi mencairkan anggaran publikasi. Artinya, kegiatan ini sudah melanggar Pergub.

“Oleh karena itu sudah seharusnya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit terhadap seluruh Instansi Pemerintah yang mencairkan anggaran Publikasi pada bulan November dan Desember 2021.(***)

Baca Juga  Disaksikan KPK RI, Gubernur dan Walikota Teken Kesepakatan Bersama Pengelolaan Pantai Panjang Bengkulu

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *