Viral!! Puskesmas Muara Bangkahulu Tolak Balita Kena Step

BuliranNews.Kota Bengkulu – Kepala Puskesmas Muara Bangkahulu, Dedy Haryanto, Kamis (3/2/2022) membenarkan kejadian penolakan terhadap balita  yang menderita demam panas (Step) oleh petugas Puskesmas Muara Bangkahulu, Kelurahan Pematang Gubernur, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu.

“Saat bayi yang mengalami kejang panas (step) itu datang bersama orangtuanya pada pukul 16.00 WIB, Rabu (2/2), semua petugas medis sudah meninggalkan Puskesmas dan hanya ada petugas laboratorium,” ujarnya.

Read More

Ia menambahkan saat itu, yang ada hanya petugas laboratorium sehingga tidak bisa melayani penanganan medis.

Dikatakannya terhitung mulai 1 Januari 2022, Puskesmas tidak lagi melayani pasien selama 24 jam dan tidak melayani pasien rawat inap, ini didasari Permenkes Nomor 43 tahun 2019.
Puskesmas Muara Bangkahulu Bengkulu menjadi sorotan warganet lantaran menolak balita yang sedang kejang. Dalam akun Instagram @bengkulu_terkini.id, misalnya. Alasan penolakan karena jam kerja telah habis dan terhitung mulai 1 Januari 2022 Puskesmas tidak lagi melayani pasien IGD selama 24 jam.

Sementara itu seorang saksi mata, Murzi Hati yang menolong balita atau bayi berusia 1,8 bulan itu mengatakan, saat itu seorang ibu dan bayinya berbelanja di pasar dekat Puskesmas Muara Bangkahulu. Namun tiba-tiba anaknya kejang, kemudian dibawa ke Puskesmas Muara Bangkahulu.
“Balita itu mengalami kejang tinggi lalu dibawa ke Puskesmas, namun tidak mendapatkan pelayanan medis karena jam kerja telah habis. Saat itu jam 16.00 WIB,” kata Murzi pada media.

Melihat layanan Puskesmas yang tutup, orangtua pasien berusaha meminjam mobil ambulans. Namun karena kunci mobil tidak ada di Puskesmas, balita itu dibawa ke bidan terdekat.

Baca Juga  Ketua DPRD BU Ikuti Kegiatan Pengisian Kuesioner Eksternal Indeks Tata Kelola Polri

Atas kejadian itu Pemkot Bengkulu telah meminta keterangan kepala puskesmas dan menyepakati layanan rawat inap 24 jam kembali dibuka.(***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *