16 WNI Masih Hilang di Laut Johor

BuliranNews, JOHOR – Hingga Sabtu (18/12) pagi pukul 08.00 waktu setempat tidak ada temuan baru yang tercatat setelah penemuan satu mayat Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kapal karam di perairan Johor, Malaysia, pada Jumat (17/12) kemarin.

Sehingga jumlah korban Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI) yang hilang masih tersisa sekitar 16 orang setelah perahu yang mengangkut TKI tenggelam pada Rabu (15/12) lalu.

Read More

pencarian di laut dengan luas pencarian total sejauh 182,5 mil laut persegi meliputi Tanjung Balau sampai Sungai Rengit.

Pencarian di pantai dilanjutkan oleh agen pendamping dari Angkatan Bersenjata Malaysia (ATM), Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Malaysia (JBPM), Kepolisian Kerajaan Malaysia (PDRM) dan juga Agensi Pertahanan Sipil Malaysia (APM). Total penolong di darat, udara dan laut sebanyak 77 orang.

“Pencarian di laut masih mengalami kendala karena cuaca kurang bagus masih bertahan dengan ombak besar setinggi tiga hingga lima meter yang juga menghalangi jarak pandang,” ujar Wakil Direktur Operasi Maritim Johor Kapten Simon Templer.

Masyarakat maritim khususnya nelayan disarankan untuk menunda kegiatan di laut jika kondisi cuaca memburuk dan harus selalu peka terhadap peringatan cuaca yang dikeluarkan oleh Departemen Meteorologi Malaysia, terutama untuk kapal-kapal kecil.

Koordinator Fungsi Pensosbud KJRI Johor Bahru, Andita Putri Purnama mengatakan sejak hari pertama kapal karam di Kota Tinggi KJRI Johor Bahru pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat di Malaysia kemudian menurunkan tim ke lapangan untuk berkoordinasi dengan aparat, mengidentifikasi korban dan dokumen-dokumen yang ditemukan di lokasi kejadian. (*/rpl)

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Turunkan Tim Pengkaji Terkait Polemik Tambang Pasir Besi

 

Artikel ini sudah ditayangkan di buliran dengan https://buliran.com/13454/16-wni-masih-hilang-di-laut-johor.html

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *